Pulau Aogashima, Pesona Menakjubkan Dari Kawah Gunung Berapi


Apakah Sobat traveler pernah bermimpi untuk hidup di suatu pulau yang lokasi aksesnya jauh, sepi dari penduduk dan sangat beresiko jika tinggal disana walau sebentar saja?. 


Pulau Aogashima ini merupakan bagian dari Kepulauan Izu, sekitar 358 kilometer ke selatan Tokyo, dan panjang pulau hanya 3,5 kilometer dan lebar 2,5 kilometer.
Sobat Traveler, yang membuat pulau ini menarik adalah fakta bahwa seluruh pulau terbentuk dari kawah gunung berapi yang hingga saat ini masih berstatus aktif. Bentuk Pulau Aogashima  yang cukup unik, seperti puding yang terbalik di piring atau donat dengan pola aneh. Tetapi Aogashima benar-benar gunung berapi dengan kawah raksasa yang merupakan sebuah pulau dan bisa didiami oleh manusia. 



Sekitar 200 orang tinggal di pulau vulkanik kecil ini  yang tampaknya menghiraukan apa yang pernah terjadi ketika gunung berapi meletus pada akhir abad ke-18 yang membunuh banyak penduduk desa dan memaksa seluruh penduduk untuk mengungsi ke pulau lain selama hampir 50 tahun. Penduduk pulau aogashima adalah bagian dari warga negara Jepang yang dikelola oleh Tokyo. Di sana pun cuma ada satu sekolah dan satu kantor pos saja.

Tetapi sob, jika letusan kecil vulkanik ini tidak sekalipun menakuti sobat traveler, sobat memiliki kesempatan untuk mengikuti kata hati untuk pergi mengelilingi seluruh isi pulau.

Untuk sampai ke pulau, Sobat perlu menggunakan kapal atau pesawat dari Tokyo ke Hachijojima, yakni pulau berpenduduk terdekat, dan kemudian dilanjutkan dengan menyewa kapal atau helikopter ke Aogashima. 


Setelah di pulau itu, Jalan-jalan ekstrim sobat akan dimulai. Perlu diketahui bahwa sebagian besar penduduk pulau itu tinggal di luar kawah, di ujung utara. Sobat tidak akan melihat banyak wisatawan di Aogashima, khususnya wisatawan non-Jepang, ini kabar baik untuk sobat karena tidak perlu bersaing dengan orang lain untuk mengambil hati penduduk setempat .

Kegiatan di Aogashima

Sejak luas pulau aogashima menyusut akibat letusan sehingga kurang dari 9km, hal terbaik yang dapat anda lakukan adalah menelusurinya dengan berjalan kaki. Ada jalan tunggal yang mengelilingi pulau dengan cabang yang aneh disana-sini. Secara keseluruhan pulau ini cukup mudah untuk melakukan navigasi dengan bantuan peta.

Kehidupan di Pulau Aogashima jauh dari peradaban modern yang penuh dengan hiruk pikuk aktivitas yang menyibukkan penduduknya. Di sana, menyelam adalah kegiatan paling populer di perairan biru jernih yang memang lebih cocok dijadikan tempat bersantai daripada bekerja keras.

Selain menyelam, mendaki gunung dan berkemah adalah aktivitas luar ruangan lain yang asyik dilakukan di Aogashima. Beberapa orang juga suka menikmati sauna umum yang didapat dari uap panas bumi.

Saat Sobat Traveler berjalan-jalan, sobat akan menemukan salah satu destinasi yang merupakan favorit bagi penduduk pulau, salah satu hotspot nya pulau aogashima. Secara harfiah adalah Komunitas Spa Fureai, yang didalamnya terdapat sauna air panas alami dari panas bumi. Di dekat sauna, sobat akan menemukan sebuah area yang memiliki saluran yang menghubungkan panas bumi ke luar, penduduk pulau terus memasak menggunakan energi alam pulau tersebut sama seperti yang mereka lakukan selama bertahun-tahun sebelum penemuan listrik.

Tidak jauh dari lokasi sauna ada pabrik garam pulau aogashima, yang menghasilkan produk ekspor utama pulau itu. Adalah Hingya Salt, yaitu garam yang dihasilkan dengan memanaskan air laut dengan menggunakan uap dari lubang sembur  alami vulkanik.

Di ujung utara kaldera terletak Oyama Prospect Park, yang mana Sobat akan menemukan pemandangan terbaik pulau ini 360 derajat.


Pastikan juga buat Sobat Traveler untuk menghabiskan malam diluar rumah, tepatnya di fasilitas perkemahan pulau aogashima yang dapat sobat gunakan secara GRATIS jika sobat menggunakannya di area kantor desa.

Tertarik pergi ke sana? Sobat harus ingat kalau terakhir kali Aogashima meletus adalah sekitar 200 tahun yang lalu. Karena masih aktif, ada kemungkinan gunung akan meletus lagi tanpa tahu kapan waktunya. Namun jika Sobat Traveler suka mengambil risiko, segera saja terbang ke sana dan menikmati keindahan Aogashima!


Biaya

Penerbangan pulang-pergi dari Tokyo ke Hachijojima sekitar ¥ 25-30,000 (Rp. 4.050.000 – Rp 4.800.000). Kemudian sobat  dapat  naik helikopter ke Aogashima dari Hachijojima sekitar ¥ 11.200 (Rp. 1.800.000). Akomodasi di Aogashima berkisar dari ¥ 4,000-9000 (Rp.600.000-Rp1.350.000) per malam. Ada juga tempat berkemah gratis di mana Anda dapat tinggal setelah mendaftar dengan kantor desa. Lihat halaman ini untuk informasi lebih lanjut (dalam bahasa Jepang).

Waktu Terbaik Ke Pulau Aogashima

Pada musim panas (Jepang), angin dingin dari laut bertiup melewati daerah ini menjadikannya sebagai pulau surga.

Tips
  • Menyeberang laut dari Hachijojima ke Aogashima ini sangat beresiko, dan keberangkatan  kapal ferry harian bisa dibatalkan lebih dari 50% dari waktu. Jika Sobat berencana untuk mengambil feri, periksa perkiraan cuaca lokal.
  • Sobat bisa mendapatkan update, kupon, dan pemberitahuan tepat waktu tentang acara lokal dengan mengikuti media sosial Twitter resmi pulau Aogashima
  • Meskipun terletak 358 kilometer selatan Tokyo, pulau ini dianggap sebagai bagian dari Tokyo.

Pulau Aogashima, Pesona Menakjubkan Dari Kawah Gunung Berapi
Item Reviewed: Pulau Aogashima, Pesona Menakjubkan Dari Kawah Gunung Berapi 9 out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.
bagikan
Emoticon? nyengir

Gunakanlah Bahasa yang Relevan dan Sopan.. #SobatTraveler

Komentar Terbaru

Just load it!