Kalo udah ke Jepang, gak lengkap rasanya kalo sobat gak dateng ke sini, Gunung Fuji, karena gunung satu ini merupakan iconnya negari Matahari Terbit, serta gunung tertinggi di negara ini. Bukan Cuma itu, gunung fuji juga gunung yang cantik dan pastinya sayang banget kalau sampai dilewatkan.
Untuk para traveler yang suka dengan alam dan sedang ada di Jepang, silakan berkunjung ke Gunung Fuji, pasti terpesona.
Gunung Fuji, biasa disebut juga Fujiyama atau Fuji-san, memiliki ketinggian 3.776 m, gunung ini dikelilingi oleh lima danau, yaitu Danau Kawaguchi, Danau Yamanaka, Danau Sai, Danau Motosu, dan Danau Shoji. Pemandangan alamnya sangat indah sekali. Konon, Gunung Fuji diperkirakan ada sejak 10,000 tahun yang lalu dan terakhir meletus pada tahun 1707.
Meskipun Gunung Fuji merupakan gunung vulkanik aktif, sobat traveler tak perlu khawatir, kemungkinan Gunung Fuji untuk erupsi sangatlah rendah. Sehingga sobat traveler dapat melakukan pendakian dengan tenang. Kepopuleran ini diringi dengan adanya penobatan dari Unesco yang menyebutkan bahwa Gunung Fuji merupakan warisan dunia pada tahun 2013 lalu. Gunung Fuji dinilai telah menyumbangkan peran yang sangat besar dalam dunia seni. Tak terhitung jumlahnya puisi, foto, dan karya seni lain yang terinspirasi dari Gunung Fuji.
Sobat Traveler dapat mencapai Gunung Fuji dengan menggunakan bus atau kereta. Kereta yang menuju Gunung Fuji sangat unik, karena badan dan interiornya dihiasi dengan gambar kartun Gunung Fuji yang sangat lucu. Jika menggunakan kereta, sobat akan berhenti di Stasiun Kawaguchiko. Dari stasiun ini, sobat traveler dapat langsung melihat Gunung Fuji. Untuk mengelilingi area wisata sekitar Gunung Fuji, dapat membeli tiket Retro Bus seharga 1.300 Yen, sekitar Rp 150 ribu per orang.
Jika sobat traveler berencana untuk menginap di sekitar Gunung Fuji, simpan tiket bus ini baik-baik, karena tiket ini berlaku untuk dua hari. Dengan membeli tiket ini, bisa bebas naik turun hanya dengan menunjukkan tiket tersebut kepada supir bus. Retro Bus ini sangat unik. Kursinya terbuat dari kayu, dan model bus ini sangat jadul sesuai dengan namanya. Ketika membeli tiket bus, sobat traveler akan diberi peta yang menunjukkan situs-situs wisata yang dapat dikunjungi dan dilewati oleh bus ini. Perlu diperhatikan, Retro Bus hanya berhenti di halte yang sudah ditentukan.
Saat mendaki Fuji-san usahakan untuk memakai pakaian yang ringan agar dapat menyerap keringat. Tapi, jangan sampai melupakan jaket yang hangat. Karena semakin tinggi kita mendaki, suhu juga akan semakin dingin. Apalagi saat beristirahat, rasa dingin yang menusuk-nusuk tulang dapat diantisipasi dengan memakai jaket hangat berbahan wool.
Naik gunung membawa payung? Sangat tidak praktis. Usahakan untuk membawa rain pants yang jauh lebih praktis daripada jas hujan. Ruang gerak kita pun akan jauh lebih mudah. Tak perlu khawatir lagi saat hujan mulai mengguyur Fuji-san. Pendakian dapat dilanjutkan. Maju terus! Jangan membayangkan gunung berpasir dan berbatu ini memiliki cadangan sumber air yang dapat kita ambil sewaktu-waktu ya.
Selalu bawa air minum sekitar 2 liter agar kita tak kekurangan cairan saat mendaki. Di beberapa spot memang ada yang menjual air, tetapi harganya cukup mahal.
Naik gunung memakai sandal? Sudah tak zamannya lagi lho naik gunung tanpa persiapan seperti ini. Karena medan Fuji-san yang cukup curam dan terjal, hiking boots adalah pilihan tepat untuk melewati jalanan berkerikil.
Kita tak akan pernah tahu apa yang akan terjadi bukan? Oleh karena itu, selalu siapkan uang dalam Yen saat ke Fuji-san ya. Jika terdapat hal yang mendesak, kita tak perlu bingung untuk mencari tempat penukaran uang. Barang tak kalah penting lainnya adalah penutup kepala yang akan memberikan kehangatan ekstra. Penutup kepala menjadi barang wajib untuk pendakian di area yang dingin. Pastikan penutup kepala juga membungkus kedua telinga, agar tubuh semakin hangat.














0 komentar
Gunakanlah Bahasa yang Relevan dan Sopan.. #SobatTraveler